Kamis, 12 Desember 2013

Anak Penggembala dan Serigala

Halo.. Udah lama nih nggak post.. Iya.. soalnya sekarang lagi banyak ulangan.. Minggu kemaren barusan selesai UAS, dan 2 minggu lagi ujian praktek. Ujian praktek, IPA disuruh presentasi materi. B.inggris disuruh story telling. B.Indo disuruh nge-dongeng. SBK disuruh nari. Tes Al-Qur’an, Komputer, dan masih banyak lagi..
Nah, buat B.indo apa ya? Kalau mau nilainya bagus, mesti make properti. Menurut kalian aku mau kasih dongeng kayak gimana nih? Aku tadi baru nyari dongeng anak. Aku cari yang simple aja, jadinya aku ambil cerita: “Anak Penggembala dan Serigala”. Ceritanya pasaran sih.. Tapi asal tes prekteknya bagus sih lumayan.. Ini ceritanya:
Anak Penggembala dan Serigala
Pada suatu hari, di sebuah desa, terdapat seorang anak gembala yang menggembalakan domba milik tuannya dekat suatu hutan yang gelap dan tidak jauh dari kampungnya. Ia sering merasa bosan di peternakan, untuk menghibur dirinya, ia senang bermain-main dengan anjingnya.
Suatu hari tuannya berkata:”Jika kamu melihat ada serigala menyerang domba, kau harus berteriak memanggil bantuan, makan seisi kampong akan membantumu.”
Suatu hari, anak gembala sedang sangat bosan, kemudian ia ingat perkataan maajikannya tentang apa yang harus ia lakukan ketika ada serigala. Anak gembala itu berpikir bahwa akan terasa lucu apabila dia pura-pura melihat serigala dan berteriak memanggil orang sekampungnya datang untuk membantunya. Ia pun berlari ke kampung dan berteriak:”Serigala! Serigala!” Seperti yang dia duga, orang-orang kampung yang mendengarnya berteriak, cepat-cepat meninggalkan pekerjaan mereka dan berlari ke arah anak gembala tersebut untuk membantunya. “Hahaha.. Tidak ada serigala! Aku hanya sedang bermain.”
Beberapa hari kemudian, anak gembala itu kembali berteriak, “Serigala! serigala!”, kembali orang-orang kampung yang berlari datang untuk menolongnya, hanya menemukan anak gembala yang tertawa terbahak-bahak kembali.
Pada suatu sore ketika matahari mulai terbenam, seekor serigala benar-benar datang dan menyambar domba yang digembalakan oleh anak gembala tersebut. Dalam ketakutannya, anak gembala itu berlari ke arah kampung dan berteriak, “Serigala! serigala!” Tetapi walaupun orang-orang sekampung mendengarnya berteriak, mereka tidak datang untuk membantunya. “Dia tidak akan bisa menipu kita lagi,” kata mereka. Serigala itu akhirnya berhasil menerkam dan memakan banyak domba yang digembalakan oleh sang anak gembala, lalu berlari masuk ke dalam hutan kembali.
Pembohong tidak akan pernah di percayai lagi, walaupun saat itu mereka berkata benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Smoga Artikel nya bermanfaat :)